Tuesday, February 17, 1976

Buku dari Negeri Singa


Beberapa kali tampak Risti menyeka peluh yang membasahi wajahnya. Hari itu matahari seperti memiliki kembaran. Walau dihiasi berbagai gedung dengan fasilitas pendingin , namun udara di luar ruangan benar-benar menyengat. Jam tangannya sudah menunjukkan waktu melebihi yang dijanjikan. Mungkin dia tidak datang. Orang-orang dari berbagai kebangsaan berlalu lalang menikmati liburan yang sedang mereka lalui.

"Selamat datang di Singapura!" sapaan dalam bahasa Inggris ditunjukkan kepadanya. Seorang laki-laki berwajah oriental tampak tersenyum. Risti segera menyalami laki-laki tersebut. "Sudah kemana saja?" tanyanya. "Baru keliling-keliling sebentar" jawab Risti. Sambil berjalan mereka meneruskan perbincangan layaknya kenalan lama. 

Entah disadari atau tidak, dari kejauhan sepasang mata terus mengamati mereka. Ying si Pangeran Iblis memang sudah sejak lama diincar oleh SDF. Namun tidak ada tindakan signifikan yang dapat mereka lakukan karena Ying dilindungi berbagai organisasi dan kepentingan. Termasuk adanya kemungkinan SDF sendiri memiliki peranan untuk tidak menyentuh Ying.

Semakin lama tampak Risti dan pria yang baru dikenalnya lewat media online terlihat semakin akrab. "Ok sampai ketemu!" seru Ying sambil memberikan sebuah buku. Risti dengan senang menerima buku tersebut. Ia tampak tidak bisa menyembunyikan kekagumannya pada pria ini dan agak berat hati untuk berpisah dengannya.  

Peter Chang, demikian pria tersebut ia kenal. Memiliki profesi sebagai seorang internet marketer. Baru saja ia memberikan sebuah buku hasil karyanya yang belum terbit. Rencananya Peter ingin agar bukunya bisa diterbitkan juga di Indonesia, maka ia mengundang Risti, seorang eksekutif di perusahaan penerbitan ternama untuk membantunya.

Seraya berpura-pura mengambil gambar, Nicky mengarahkan fokus kameranya pada buku yang dipegang oleh Risti. Tugasnya kali ini bisa dibilang susah-susah gampang, ia hanya perlu mengamati gerak-gerik Ying dan wanita Indonesia yang ditemuinya. Pengalaman selama beberapa tahun sebagai agen SDF membuatnya mudah untuk berbaur di lingkungan target. 

Ia juga cukup puas dengan keberhasilannya mengambil beberapa foto dari Ying. " hentikan Cinderella" , Nicky mengirim pesan singkat kepada rekan-rekan yang sudah bersiap di posisi masing-masing.


No comments:

Post a Comment