Monday, May 26, 2014

Musa sapientum fixa est Project

Periode 1990an merupakan periode emas sekaligus periode kelam dalam sejarah Indonesia. Pada tahun 1995 Indonesia boleh berbangga dengan berbagai prestasi yang diperoleh selama 50 tahun kemerdekaan. Namun beberapa tahun berselang krisis menghantam Indonesia. Kondisi ekonomi, politik dan keamanan seakan runtuh dalam sekejap. 50 tahun hasil pembangunan seakan sia-sia. Yang tersisa hanyalah infrastruktur yang tentunya tidak sepenuhnya untuk mendukung pembangunan bangsa.

Penyingkiran komunis (atau yang dicap komunis) bisa dibilang sukses besar yang membuat Soeharto terpilih sebagai penguasa Indonesia. Akan tetapi perkembangan Indonesia yang terlalu pesat dirasa dapat mengancam kepentingan kawasan dan tidak sesuai dengan tatanan dunia yang baru. Indonesia memiliki sumber daya serta ketahanan pangan yang sangat baik, disertai jumlah penduduk yang memadai. Indonesia dengan keragamannya bukan hal yang cocok untuk tatanan dunia baru.


Musa sapientum fixa est Project diterapkan sejak periode 1990. Dengan tujuan menjadikan Indonesia sebagai negara konsumen serta negara penghasil tenaga kerja kasar. Program swasembada pangan mulai sengaja diarahkan kepada program pembangunan berbagai pabrik dan pusat-pusat komersial. Suatu hal yang di luar pakem negara Indonesia sebagai negara agraris. Hedonisme tampak diutamakan di atas kepentingan pertanian, peternakan maupun perikanan.

Tumbangnya Orde Baru semakin menyuburkan penyimpangan negara. Berbagai pabrik besar, atau merk ternama mulai diakuisisi oleh perusahaan asing. Perusahaan air menjadi milik negara Perancis contohnya, sementara salah satu perusahaan pangan ternama sudah beralih menjadi milik negara Jepang. Demikian juga asset perbankan yang berpindah tangan ke negara China maupun Singapura.

Indonesia menjadi negara semu, seolah mengikuti teknologi jaman dengan berbagai perangkat elektronik yang membanjiri pasar, mobil mewah yang berlalu lalang, namun tidak memiliki ketahanan pangan dan energi yang memadai. Pemerintahan baru akan meneruskan Musa sapientum fixa est Project sampai dua tahun ke depan. Siapapun yang terpilih, meskipun hasil Pemilu mudah ditebak.

Pada tahun ke tiga dan seterusnya akan ada Project baru yang diterapkan untuk bangsa ini, yang melibatkan perubahan paradigma menuju tatanan dunia yang baru.

Veritas Vos Liberabit

1 comment:

  1. nice post gan..
    ane juga mikir kenapa masyarakat indonesia ini sangat bangga dengan hedonisme nya..

    aneh banget

    ReplyDelete