Monday, February 9, 2015

Prototipe WTK , Rahasia Mobnas Proton - Jokowi


Bapak Joko Widodo, atau sekarang lebih memilih untuk disebut Jokowi terkenal dengan inovasi dan kreasinya dalam mengatasi permasalahan rakyat. Terbukti ketika menjabat sebagai Walikota Solo, kota ini disulap sedemikian rupa agar bisa menfasilitasi berbagai kebutuhan warga. Demikian juga ketika menjabat sebagai Gubernur Jakarta, masih segar di ingatan kita , bagaimana Bapak Jokowi memiliki ide brilian untuk menebar garam di langit sehingga banjir Jakarta bisa diminimalisir.

Upaya menyebar garam rupanya masih dirasa kurang optimal. Dengan pemikiran jangka panjang (5 tahun ke depan, bahkan 10 tahun bila nanti terpilih lagi), Bapak Jokowi dengan iklas meninggalkan konflik KPK-Polri untuk menuju Malaysia , negara tetangga Republik Indonesia. Kepergiannya ini tentu mendapat banyak hujatan, tetapi para penentangnya tentu tidak akan pernah berpikir bahwa ia pergi untuk misi yang lebih besar. Membuat inovasi terobosan untuk Ibukota tercinta.

Berdasarkan analisis intelijen, Presiden Jokowi berhasil membuat kesepakatan dengan Proton, perusahaan mobil asal Malaysia untuk membuat mobil nasional (mobnas). Lagi-lagi hal ini membuat hujatan turun kepada Bapak Jokowi. Mengapa bukan Esemka?

Proton dipilih karena berhasil mengembangkan underwater vehicle (UVH), dimana melalui rapat rahasia, Proton sepakat untuk membagi prototipe UVH untuk dikembangkan menjadi mobnas di Indonesia. Prototipe ini dikenal sebagai Wahana Tirta Kencana (WTK), sebuah kendaraan anti air, bahkan bisa dibilang anti banjir yang sudah diujicoba di laut lepas. Keberadaan WTK ini akan menolong masyarakat di ibukota untuk tetap beraktifitas walaupun Jakarta terendam banjir.

Bentuk WTK yang masih berupa prototipe akan terus disempurnakan oleh Proton agar sesuai dengan kondisi jalan di Jakarta. Dipastikan bahwa kerangka WTK selain anti air tentunya disertai pelapis anti karat.WTK akan mulai dipasarkan pada Desember 2015 nanti.

Jangan salahkan Jokowi
Prabowo Presiden pun tidak lebih baik

2 comments:

  1. gua suka artikel elu bray keep posting.
    dan yang paling gua suka adalah quote terakhir
    "jangan salahkan jokowi
    prabowo presidenpun tidak lebih baik"
    damn so much win with that quote

    ReplyDelete
  2. nice post, mejeng

    ReplyDelete